Pengertian PBN (Private Blog Network) dan Cara Merawatnya (Serta Penjelasannya)


Pengertian PBN (Private Blog Network) dan Cara Merawatnya (SertaPenjelasannya)



Salam manis dari admin pada postingan kali ini akan membahas Pengertian PBN (Private Blog Network) dan Cara Merawatnya yang sudah diterbitkan pada tanggal (11/01/2020 02:27:37), Adapun penjelasannya akan dibahas secara detail dibawah ini jadi baca sampai selesai ya !, Berikut ulasan Pengertian PBN (Private Blog Network) dan Cara Merawatnya:

Apa si pengertian PBN dalam SEO? PBN atau Private Blog Network ialah salah satu teknik yang sering digunakan dalam dunia SEO (Search engine optimation) dengan memanipulasi aged domain buat keperluan link building yang bagus.

Berbeda dengan teknik link building lainnya, teknik PBN bisa kita kontrol sumber backlink-nya sehingga bisa dengan mudah kita manipulasi. Jumlahnya berapa, tulisannya seperti apa, kualitasnya bagaimana semuanya bisa diatur oleh si pemilik.

Banyak praktisi lokal maupun luar yang sudah menggunakan teknik ini dan mendapati hasil yang cukup mengagumkan. Keyword-keyword kelas kakap bisa ditaklukkan dengan lebih mudah berkat metode PBN ini.

Untuk memahami pengertian PBN lebih dalam, mari simak ulasan berikut ini.

Pengertian PBN (Private Blog Network)

Mengoptimasi website dengan mengandalkan blog network biasanya terdiri dari aged domain/expired domain dengan profile yang baik (umur tua, DA-PA tinggi, sumber backlink bagus, PR, TC-TF) memang terbukti memberikan efek yang signifikan.

DA – PA ialah singkatan dari Domain authotity dan Page Autority

Baca selengkapnya disini : Pengertian Domain Authority dan Page Authority Pada Blog

Meski ada algoritma Google yang akan menyingkirkan situs berkonten dangkal, walau sepertinya teknik PBN ini masih digandrungi para praktisi SEO di Indonesia dan luar negeri. Asal meraciknya benar, semuanya bisa aman terkendali.

Hal ini karena teknik PBN ini bukan termasuk Whitehate, walau lebih tepat ke Greyhate dimana posisinya berada pada kadar yang cukup seimbang.

Memang buat bermain PBN ini diperlukan sedikit kehati-hatian agar tidak terjadi kasus de-index dan banned di lain hari.

Karena seperti yang kita tahu bersama, PBN ini memang dibuat dengan memanipulasi link buat meningkatkan peringkat SERP di mesin pencari.

Pihak Google akan melakukan manual review terhadap situs-situs yang diduga melakukan kecurangan seperti penggunaan PBN ini.

Namun tentunya aka nada ratusan ribu domain dan website baru setiap harinya, tidak mungkin setiap karyawan Google mengatasi hal ini semuanya.

Jadi solusi terbaiknya tentu saja mereka menggunakan footprint. Berdasarkan berbagai sumber, poin yang amat diperhitungkan ialah IP Hosting dan Registarnya.

Kalau PBN dibuat dengan 1 registar yang sama dan hosting yang sama (tanpa IP unik), maka penalty Google tinggal menunggu waktu saja.

Kriteria Pembuatan PBN yang Baik

Kalau kamu ingin mengetahui pengertian PBN sebagai metode menaikkan kata kunci, ada banyak hal yang perlu kamu perhatikan supaya PBN yang kamu buat aman dari ancaman Google.

Setidaknya, berikut ini ialah hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Hosting sebaiknya menggunakan penyedia yang bermacam-macam, minimal menggunakan IP Class C, masking nameserver dan memanfaatkan CDN.
  • Registrar sebaiknya gunakan yang bermacam-macam seperti Dynadot, Name.com, Godaddy dan lain-lain. Tentunya kamu harus menggunakan data contact yang bermacam-macam, jangan lupa juga di Who.is protection agar lebih aman terkendali.
  • Variasi CMS lebih disarankan mestipun tidak harus. Kalau bermacam-macam tentu hasilnya lebih bagus dan lebih natural di mata Google.
  • Variasi permalink
  • Variasi theme
  • Variasi TLD, .net, .com, .org, .ac.id, dan lain sebagainya.
  • Jangan di linkwheel antar PBN
  • Variasi plugin
  • Variasi halaman TOS, Privacy Policy, About dan Contact
  • Format halaman baik seperti header, paragraph, video, images, meta tag dan sebagainya
  • DA PA TF CF diusahakan berkualitas, kriterianya bisa disesuaikan dengan parameter pribadi
  • Tidak daftar domain di hari yang sama, usahakan beda hari, minggu atau bulan
  • Gunakan konten berkualitas agar hasil lebih unik dan memuaskan.

Dengan memperhatikan beberapa kriteria di atas, kita bisa meracik PBN berkualitas dengan hasil yang awet dan natural.

Keuntungan Menggunakan PBN

Di era algoritma Panda dan Penguin, PBN ini memiliki kelebihan tersendiri dan terbukti masih efektif. Setidaknya ini alasannya kenapa kamu harus menggunakan PBN:

Backlink dari Niche yang Sangat Relevan.

Dengan menggunakan PBN, kamu bebas menentukan niche blog yang ingin digunakan sebagai sumber backlink. Tentunya ini cukup berpengaruh mengingat ‘relevansi’ bisa memberi sinyal positif kepada Google.

Backlink dengan Outbound Link yang Rendah.

Kalau kita menggunakan PBN maka kita bisa mengatur jumlah outbound link. Dengan membuat kriteria tersendiri, kita bisa membuat sumber backlink yang powerfull walau tetap

natural di mata Google.

Backlink Tier 1 dengan Kualitas Baik.

Kalau kita memang membuat PBN dengan struktur yang benar, kita bisa membangun backlink tier yang berkualitas.

Domain-domain expired sudah diseleksi dengan kriteria tertentu dan itu akan memberikan efek bagus buat digunakan sebagai Tier 1 moneysite.

Backlink buat Menaikkan Keyword-keyword Berat.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, asalkan PBN kita berkualitas, moneysite kita akan sangat mudah naik ke halaman 1 Google.

Meski keywordnya memiliki persaingan tinggi, walau masih ada kemungkinan website kita berada di halaman satu. Semakin berkualitas PBN yang kita buat, semakin baik pula hasilnya buat merangking suatu website.

Cara Merawat PBN

Untuk merawat PBN, sebaiknya gunakan artikel yang berkualitas dan kalau bisa gunakan tulisan tangan sendiri. Tingkat originalitas yang tinggi dan keunikan artikel akan lebih dinilai Google sebagai website yang natural.

Pihak Google tidak akan mencurigai website PBN kalau kontennya berkualitas dan memikat hatinya. Kalau pun terpaksa, kamu bisa gunakan Spin dengan tools TheBestSpinner atau tools spin yang lain.

Dalam hal ini, usahakan grammarnya sedikit di edit-edit dan usahakan tingkat keunikannya mencapai 80%.

Kamu bisa posting artikel di PBN sesuai dengan relevansi niche. Misalnya PBN niche-nya teknologi maka bisa digunakan buat beberapa moneysite yang masih berhubungan dengan niche tersebut seperti niche smartphone, laptop, kamera atau niche spesifik lainnya.

Posting artikel teratur sekitar 1 minggu sekali, 2 minggu sekali atau 1 bulan sekali. Kalau bisa, rawatlah seperti layaknya moneysite.

Jangan hanya digunakan sebagai sapi perah saja, kamu bisa variasikan outbound link ke situs lain yang masih berhubungan (situs orang lain).

Gunakan backlink yang wajar dengan PBN, jangan brutal. Ini juga beberapa tips dari pakar SEO, PBN yang baik itu tidak dibiarkan terlalu banyak outbound link.

Sekiranya kalau websitemu sudah masuk halaman 1 Google ya sudah, cukupkan saja. Kamu bisa menggantinya buat artikel atau moneysite yang lainnya.

Berapa Banyak PBN yang dibutuhkan?

Ini sih tergantung banyak faktor sih. Kamu harus mempertimbangkan budget, kompetitor, kekuatan keyword, kebutuhan dan beberapa hal lainnya.

Untuk 1 moneysite, bisa jadi 5 atau 10 blog buat bisa merangking kata kunci medium-high level.

Niche yang Cocok buat PBN

Sebenarnya semua niche itu cocok jika menggunakan PBN. Asalkan cara membangunnya benar, semua situs bisa dirangking dengan lancar.

Kecuali situs-situs aneh seperti sex, dating, judi-poker, download, spamm, phising dan sejenisnya karena ini betul-betul buruk.

Sangat susah merawat blog seperti ini karena biasanya tertanda-tanda negative baik dimata pengunjung atau Google itu sendiri.

Perlu diingat juga, membangun PBN berkualitas membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Kita harus spent berjuta-juta buat investasi di masa depan.

Kurang tepat rasanya jika menggunakan PBN hanya buat monetize AdSense atau program PPC lainnya yang notabene memiliki penghasilan kecil.

Penggunaan PBN akan jauh lebih bagus digunakan buat website bisnis dan affiliate karena profitnya akan jauh lebih kerasa dibanding memasang iklan di website.

Nah itulah dia beberapa hal yang harus diketahui para pemula buat memahami pengertian PBN (Private Blog Network).

Dengan mengetahui pengertian PBN yang sesungguhnya, kamu bisa membayangkan betapa potensialnya metode ini buat merangking keyword-keyword kelas kakap.

Meski biaya yang digelontorkan buat membangun PBN tidak sedikit, walau kalau tujuannya buat website skala bisnis maka PBN bisa dikatakan sebagai investasi masa depan.

SEO tampak lebih mudah kalau kita bisa meracik PBN dengan cara yang baik dan benar.


Termakasih sudah membaca sampai selesai "Pengertian PBN (Private Blog Network) dan Cara Merawatnya" silahkan share and komen jika ada pertanyaan, Kamu juga dapat membaca postingan sebelumnya yaitu Smartphone Kekinian Hampir Semuanya Dilengkapi AI, Apa Sih Manfaatnya ?

4 Responses to "Pengertian PBN (Private Blog Network) dan Cara Merawatnya (Serta Penjelasannya)"

  1. I use only high quality materials - you can see them at: DO FOLLOW BACKLINKS

    ReplyDelete
  2. Positive site, where did u come up with the information on this posting?I have read a few of the articles on your website now, and I really like your style. Thanks a million and please keep up the effective work. I will do 30 article submission seo service dofollow backlinks

    ReplyDelete
  3. Actually I read it yesterday but I had some thoughts about it and today I wanted to read it again because it is very well written. B2B Email Marketing List

    ReplyDelete
  4. Such a very useful article. Very interesting to read this article.I would like to thank you for the efforts you had made for writing this awesome article. private utility locating services California

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel